Matius 11 : 28 Marilah
kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan
kepadamu. Ini adalah ajakan Tuhan bagi semua orang untuk datang padaNya
pada saat kita menemui persoalan. Semua
orang punya persoalan. Dan sering kali jika menghadapi persoalan, malahan
mereka menjadi kecewa dan menjauh dari Tuhan. Mazmur 27 : 4 mengingatkan kita untuk ‘diam di
rumah Tuhan seumur hidupku’, maksudnya selalu dekat dengan Tuhan setiap saat. Maka
seperti tertulis dalam Yesaya 59 : 1 Firman Tuhan berjanji bahwa Tuhan akan
mendengar dan menolong.
Tuhan
menghendaki kita datang padaNya dan tidak mencari pertolongan ke tempat lain,
karena Tuhan rindu untuk memulihkan setiap kita. Jika kita hadapi persoalan, ingatlah hal-hal
berikut:
1. Jangan
keraskan hati terhadap suara Tuhan. Kalau Tuhan panggil kita
untuk mendekat padaNya, jangan keraskan hati dan jangan tunda ( Ibrani 3 : 8
& 15)
2. Jangan
andalkan kekuatan lain.
Yeremia 17 : 5 & 7 orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati tetapi yang
mengandalkan diri sendiri atau orang lain akan terkutuk.
3. Berseru
dan berserah pada Tuhan,
karena hanya Tuhan satu-satunya yang dapat memberikan pertolongan. Dan Ia
ketika menolong kita tidak pernah setengah-setengah. Pertolongan yang datang
selain dari Tuhan tidak pernah tulus dan tidak pernah benar-benar menyelesaikan
masalah kita. Markus 10 : 46-47 Bartimeus berseru pada Tuhan, Tuhan
mendengarnya dan memulihkannya. Matius 9 : 20 Perempuan yang 12 tahun sakit
pendarahan dating mendekat pada Yesus dan ia dipulihkan.
4. Akui
dosa. Perempuan Samaria
yang hidup dalam perzinahan alami pemulihan setelah bertemu Yesus dan mengakui
dosanya (Yohanes 4 : 16-18, 39). Setiap orang pernah berbuat dosa, Daud yang
dekat dengan Tuhan pun berbuat dosa, tapi ketika Tuhan menegur ia mau mengakui
dosanya maka ia alami pemulihan.
Ketika
kita datang pada Tuhan mujizat dan pemulihan pasti kita alami, marilah kita
respon panggilanNya untuk datang padaNya karena Ia rindu melihat kita
dipulihkan.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar